banner 728x250
Berita  

Kemeriahan Lomba Bekarang Dalam Rangka Menyambut HUT Batang Hari Ke 74

SUMATERANUSANTARA.COM | BATANG HARI – Bekarang adalah tradisi masyarakat Jambi khususnya di wilayah Kabupaten Batang Hari,ajang ini sudah turun temurun diadakan perlombaan dalam kecekatan menangkap ikan,untuk kali ini kegiatan lomba diadakan di kolam bebek,an yang diikuti masyarakat dari penjuru wilayah di Kabupaten Batang Hari.

Selain Bupati turut hadir, para Kepala OPD Kabupaten Batang Hari, Camat Muara Bulian, Lurah Muara Bulian, Lurah Rengas Condong serta para tamu undangan lainnya.

Lomba bekarang besamo ini salah satu rangkaian kegiatan hari ulang tahun ke-74 Kabupaten Batang Hari, masih banyak lagi kegiatan dalam rangka memperingati HUT ini sampai 25 Desember 2022,dan dibuka langsung oleh Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief (MFA), Rabu (23/11/2022) Bupati sekaligus menyaksikan keseruan lomba bekarang basamo di kolam Bebean Muara Bulian.

MFA pada kesempatan itu mengajak pada semua pihak agar dapat meramaikan dan mensukseskan kegiatan-kegiatan dalam rangka HUT ke-74 Kabupaten Batang Hari dengan berbagai macam perlombaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari.

Inilah Keseruan Lomba Tradisi Bekarang Basamo di Batang Hari,
“Kita sudah menyaksikan lomba bekarang ini adalah tradisi kita di dusun tetap kita lestarikan dan kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat dan elemen terkait untuk mensukseskan semua event-event dalam rangka HUT ke-74 Kabupaten Batang Hari ini,” ungkapnya,

Sebagaimana diketahui di masa lalu, masyarakat menangkap ikan hanya dengan menggunakan peralatan-peralatan sederhana. Seperti halnya yang berlaku di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, dikenal dengan nama ‘Bekarang Basamo’. Menangkap ikan dalam tradisi ini hanya berbekal dua wadah dari bambu yang dianyam dengan rotan. Wadah tersebut berlubang-lubang.

Perlengkapan tersebut di Kabupaten Batang Hari dikenal sebagai serkam dan ambung. Alat tersebut yang satunya untuk menggiring dan menangkap ikan, satunya lagi digunakan untuk menampung hasil tangkapan.

Keseruan cara menangkap ikan seperti di masa lalu tersebut pada hari ini kembali diulang sebagai perlombaan di kolam bebean Muara Bulian.

Kemeriahan pun terjadi didalam kolam. Ikan dikejar dan digiring dengan joran, ada juga yang menangkap ikan dengan tangan kosong. Badan pun mau tak mau harus berendam dalam air kolam.

Diiringi sorak sorai penonton yang menyaksikan menambah keseruan lomba bekarang Basamo tersebut.

(Niswatun)